You can visit my mobile version blog at http://blogpoenyabudi.blogspot.com/?m=1

Renungan Harian
31 Mei 2011

Tanggal: Selasa, 31 Mei 2011
Bacaan : Lukas 6:37-38
Nats: ... ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu ... (Lukas 6:38)

Judul: 

MENAKAR DAN MENGUKUR

  Seorang tua sedang merenung. "Dulu saya lahir dari keluarga miskin. Ketika melihat orang kaya, saya bertanya-tanya mengapa mereka egois, tidak mau menolong orang miskin memperbaiki masa depan, bahkan tak jarang malah memandang rendah? Namun, ketika kemudian saya menjadi kaya setelah bekerja keras, saya merasa orang miskin itu malas, tak mau berinisiatif, maunya ditolong, iri, dan tak pernah berterima kasih?" Pak tua itu menggeleng-geleng menyadari kontradiksi di hati dan perasaannya. Mengapa begini?
  Tak jarang dalam hidup ini, kita memiliki standar ganda dalam "menakar dan mengukur". Kita kerap menilai orang lain dari "takaran" atau pandangan subjektif kita,


Continue Reading

Perspektif 31 Mei 2011

Hati Seorang Hamba
Bacaan hari ini: Lukas 5:27-32
“...Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.” (Lukas 17:10)

Dalam kehidupan manusia yang serba modern ini, kita akan temukan sebuah kecenderungan yang sangat berbahaya. Kecenderungan yang berbahaya itu adalah sikap (cenderung) menjadi Boss (Tuan) kehidupan sendiri, maupun orang lain. Oleh sebab itu, kehidupan sebagai seorang hamba bukan lagi sebagai model kehidupan yang perlu dicontoh. Role model seorang hamba dirasakan sudah tidak cocok dengan gaya hidup modern saat ini.


Continue Reading

Renungan Harian
30 Mei 2011

Tanggal: Senin, 30 Mei 2011
Bacaan : Matius 4:1-11
Nats: Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu! (Matius 4:7)

Judul
 TUHAN SUDAH TAHU

  Seorang pembuat boneka kayu yang terkenal membuat boneka kayu yang sangat bagus untuk anak perempuannya. Suatu saat, boneka itu terjatuh hingga beberapa bagiannya terlepas. Sambil menangis, si anak membawa boneka itu kepada ayahnya. "Tinggalkan saja bonekamu. Ayah akan memperbaiki setiap bagian satu per satu." Namun, anaknya tidak sabar, "Tidak, Ayah. Itu terlalu lama. Ayah hanya perlu menaruh lem di sini, memaku bagian ini, dan menyambung yang ini". Si pembuat boneka meminta anaknya bersabar dan memercayakan boneka rusak itu kepadanya. Sayang, si anak keras kepala dan pergi membawa boneka rusaknya.


Continue Reading

Perspektif 30 Mei 2011

Mencari Yesus

Bacaan hari ini: Yohanes 6:22-24
“Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.” (Yohanes 6:24)

Pada umumnya, setiap kita akan senang mendengar tentang sesuatu yang spektakuler dan mengesankan; bahkan tidak jarang, kita berani membayar dengan harga yang sangat mahal untuk mendengar atau mendapatkan sesuatu yang sangat luar biasa itu.

Injil Yohanes mencatat bahwa ada banyak orang datang berbondong-bondong untuk mengikut Dia, karena mujizat yang dilakukan-Nya terhadap orang-orang yang sakit (Yoh. 6:1-2). Ketika melihat perbuatan besar Tuhan Yesus yang memberi makan 5000 orang dengan lima roti jelai (roti yang sangat biasa) dan dua ekor ikan (yang kecil untuk ukuran seorang anak), maka semakin banyak orang ingin melihat dan mengikuti Dia (Yoh. 6:3-21). Ayat 22-24, menunjukkan betapa besar kerinduan mereka untuk mencari Yesus. Kata “zetountes” dari kata “zeteo”, mengandung bukan saja usaha mencari sesuatu, tapi juga menggambarkan suatu kerinduan untuk dapat menemukan apa yang dicarinya.


Continue Reading

Kesalahan yang Sering Kita Lakukan Pada Kulit

Hal-hal berikut ini adalah sejumlah "pelanggaran" yang tanpa disadari sering kita lakukan pada wajah. Jika tak segera dihentikan, ia bisa merusak semua upaya kita dalam menjaga kecantikan. Apa saja?


1. Tak memakai sunscreen setiap hari
Sebenarnya kami sudah bosan mengulang-ulang hal ini, tapi masih banyak wanita yang menganggap sun screen bukan hal penting. Sekali lagi, ini tak ada hubungannya dengan kulit menghitam, tapi tanpa sun screen, kulit kita akan cepat rusak dan menua.


Continue Reading

Deteksi Penyakit Lewat Kuku?

Jakarta - Anda bisa kembali menggunakan cara tradisional untuk melihat suatu penyakit yang bersarang dalam tubuh Anda.

Sebuah studi menyebutkan warna kuku bisa menjadi akternatif untuk mengetahui penyakit apa yang sedang Anda derita sebelum memutuskan untuk berkunjung ke dokter.

Seperti dikutip dari Aolheath, setiap orang memiliki tipe kuku berbeda, mulai dari tekstur, warna hingga kekuatannya. Dan setiap jenis kuku memiliki arti tersendiri, terutama dalam kaitannya dengan jenis penyakit.

FAAD dari American Academy of Dermatology (AAD), Andrea Cambio, MD mengatakan, kuku adalah jendela ke dalam tubuh seseorang. Melalui kuku dapat terlihat kemungkinan penyakit apa saja yang sedang berproses dalam tubuh.

Nah, intip kondisi kesehatan melalui bentuk dan warna kuku Anda.


Continue Reading