You can visit my mobile version blog at http://blogpoenyabudi.blogspot.com/?m=1

Renungan Harian
17 April 2011

Tanggal: Minggu, 17 April 2011
Bacaan : Markus 1:1-8
Nats: Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku;
      membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak
      (Markus 1:7)

Judul:
 PELAYAN TUHAN SEJATI

  Sungguh memprihatinkan bila banyak gereja sebagai umat Tuhan  terpecah-belah. Bukan hanya dalam denominasi-denominasi besar. Dalam  satu denominasi pun, tak jarang terjadi perpecahan. Bahkan, dalam
  satu gereja bisa juga terjadi perpecahan. Ada banyak hal yang bisa  menjadi penyebab, tetapi salah satu penyebab besarnya adalah  fanatisme umat terhadap sosok hamba Tuhan. Tak jarang ada hamba  Tuhan yang tanpa sadar membangun kekaguman jemaat kepada diri  sendiri. Mengajarkan prinsip agama dan moral hasil penemuannya  sendiri, dan bukan pada Alkitab. Memang ada ayat-ayat Alkitab yang  dikutip, tetapi sekadar mendukung pendapatnya sendiri.


Continue Reading

Perspektif 17 April 2011

Hamba yang Menderita
Bacaan hari ini: Yesaya 53:1-12 

 
“Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.” (Yesaya 53:4)

Tidak ada pasal Alkitab dalam Perjanjian Lama yang melukiskan kehidupan Sang Mesias yang lebih jelas daripada yang dituliskan oleh Yesaya ini. Seolah, seluruh nubuat Perjanjian Lama tentang kedatangan Mesias, terkristalisasi secara lengkap dan penuh dalam pasal nubuatan yang seharusnya dibaca mulai dari pasal 52:13, sebagai bagian yang utuh. Dilukiskan Yesaya, bahwa Mesias yang akan datang, bukanlah sosok manusia populer yang sesuai dengan harapan banyak orang. Tapi sebaliknya, Dia akan mengalami banyak kedukaan karena penolakan, dan bahkan penghinaan hidup, “He was... a man of sorrows, and familiar with sufferings” (NIV).


Continue Reading

PENTINGNYA BAPTISAN

Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. (Roma 6:4)

 Baptisan adalah merupakan subyek yang sangat terkenal dan sering di bahas di dalam Perjanjian Baru, namun demikian masih banyak orang yang telah mempraktekkan baptisan tersebut tetapi mereka tidak memahami arti baptisan itu. Walaupun baptisan itu sudah sering di khotbahkan dan dijelaskan berulang-ulang kali namun baptisan tetap merupakan subyek yang menarik untuk dibicarakan. Agar kita mengerti arti baptisan yang sebenarnya, marilah kita simak point-point berikut ini.

Apakah baptisan itu?

Kata “baptisan” berasal dari bahasa Yunani Baptisma (Roma 6:4) yang di adopsi oleh bahasa Indonesia menjadi Baptisan yang artinya adalah dikuburkan kalau di tanah, ditenggelamkan atau diselamkan kalau di air. Jadi praktek baptisan adalah diselamkan, bukan dipercik atau di tuang, sebab Roma pasal enam ayat tiga dan empat mengatakan:

Posted in: ,
Tags: ,

Continue Reading

Renungan Harian
16 April 2011

Tanggal: Sabtu, 16 April 2011
Bacaan : 1 Petrus 4:12-19
Nats: Berbahagialah kamu, jika kamu dihina karena nama Kristus, sebab
Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu (1 Petrus 4:14)

Judul:
JANGAN KAGET!

  Berita-berita mengenai pembakaran gereja, penganiayaan orang kristiani, baik di Indonesia maupun di negara-negara lain, kerap membuat kita bertanya-tanya, "Mengapa ini harus terjadi? Bukankah kita melakukan hal yang baik? Bukankah kita melayani Tuhan? Mengapa Tuhan membiarkan ini terjadi? Apa salah kita?" Kita kaget, terkejut, bahkan mungkin meragukan Tuhan. "Tidakkah Tuhan sanggup melindungi anak-anak-Nya? Kalau Dia Mahakuasa, mengapa Dia membiarkan gereja-Nya dianiaya?"



Continue Reading

Perspektif 16 April 2011


Peran Suami Dalam Keluarga
Bacaan hari ini: Efesus 5:22-33
“Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya.” (Efesus 5:25)

Suami adalah Kepala Isteri, sama seperti Kristus ialah Kepala Jemaat. Kita perhatikan istilah Kepala. Apakah artinya ini? Pertama, sebagai Pembela dan Pelindung keluarga; seperti Kristus, adalah Pembela dan Pelindung kita. Indah sekali membaca Kitab Suci, “Aku adalah Allah yang Immanuel, selalu beserta dengan kamu.” Mengapa Allah menyertai kita? Untuk memberikan perlindungan dan menjadi pembela, di manapun kita berada. Peranan ini harus dipegang oleh setiap laki-laki yang berani menjadi suami. Jika demikian, suami susah dong jadi “Immanuel?” Suami kan tidak mahahadir? Maksudnya, bukanlah menjadi seperti Allah, tetapi seorang suami bisa mengkondisikan dirinya untuk memberi perlindungan, misalnya cepat dan tanggap merespons keluhan istri.


Continue Reading

Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi Masalah

Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat  yang patah?” Amsal 18:14

Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua atau muda, setiap orang  selama hidup di dunia ini selalu berhadapan dengan berbagai persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosial, pendidikan, profesinya, dan bahkan sebagai hamba Tuhanpun tidak terluput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus berhadapan dengan masalah selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya memiliki persoalan yang berbeda-beda.
Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa. Sebab pencobaan yang kita alami tidak pernah melebihi kekuatan kita, seperti yang disebutkan dalam Firman Tuhan.
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya” 1 Kor 10:13
*courtesy of PelitaHidup.com

Posted in: ,
Tags: ,

Continue Reading