SIDOARJO- Komando Pasukan Katak (Kopaska) menyatakan, bom di Bandara Internasional Juanda Surabaya tergolong kategori "high explosive" karena beragam jenis bahan yang ditemukan di kawasan tersebut sangat berbahaya.
"Apalagi, ukuran berat bahan pemicu bom seperti yang ditemukan di toilet Lion Air Juanda sebesar tujuh kilogram," kata Dansatkopaska Kolonel Laut (P) Yeheskiel K di Sidoarjo, Rabu malam.
Padahal, ungkap dia, kekuatan ledakan tiap 200 gram atau setara dengan 1 "Tri Nitro Toluene/TNT" dapat menghancurkan satu ruangan kantor petugas keamanan di Juanda.
"Yang penting bukan jenis bomnya menghasilkan daya ledak kuat, medium, atau lemah, karena kini citra Indonesia di mata masyarakat internasional sedang diuji," ujarnya.
"Apalagi, ukuran berat bahan pemicu bom seperti yang ditemukan di toilet Lion Air Juanda sebesar tujuh kilogram," kata Dansatkopaska Kolonel Laut (P) Yeheskiel K di Sidoarjo, Rabu malam.
Padahal, ungkap dia, kekuatan ledakan tiap 200 gram atau setara dengan 1 "Tri Nitro Toluene/TNT" dapat menghancurkan satu ruangan kantor petugas keamanan di Juanda.
"Yang penting bukan jenis bomnya menghasilkan daya ledak kuat, medium, atau lemah, karena kini citra Indonesia di mata masyarakat internasional sedang diuji," ujarnya.
Continue Reading



